Skip to content
logo orygot
Menu
  • Home
  • Fashion
  • Kecantikan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Relationship
  • Gadget
  • Travel
Menu
intimatewear untuk pria - ilustrasi berita Urvashi Rautela Jadi Wajah Kampanye UNDRESS, Intimatewear untuk Pria

Urvashi Rautela Jadi Wajah Kampanye UNDRESS, Intimatewear untuk Pria

Posted on August 29, 2026 by Rangga Aditya, S.Psi.
0 0
Read Time:2 Minute, 27 Second

UNDRESS mengumumkan peluncuran koleksi debutnya secara nasional, menghadirkan konsep intimatewear untuk pria dengan kampanye yang menampilkan aktris dan ikon fesyen Urvashi Rautela. Peluncuran ini mencoba membuka wacana baru dalam kategori pakaian dalam pria yang selama ini lebih diposisikan pada aspek kenyamanan dan fungsi semata.

intimatewear untuk pria - ilustrasi berita Urvashi Rautela Jadi Wajah Kampanye UNDRESS, Intimatewear untuk Pria

Dengan rentang harga antara ₹799 hingga ₹1,399, UNDRESS memperkenalkan 13 gaya awal yang dirancang untuk mengeksplorasi sisi intim, hasrat, desain berani, dan kepercayaan diri. Merek ini menempatkan desain sebagai pijakan untuk memicu cara pandang berbeda terhadap apa yang bisa dimaknai sebagai pakaian intim pria.

Intimatewear Untuk Pria dalam Sorotan

UNDRESS datang dengan proposisi yang menonjolkan perspektif gender dalam proses desain. Tagline yang diusungnya menyatakan inti pemikiran merek tersebut: “Pakaian intim untuk pria. Dirancang oleh perempuan. Untuk pria.” Pernyataan ini bertujuan merombak anggapan umum bahwa upaya estetika saat berhubungan intim adalah domain tunggal perempuan.

Menurut pernyataan resmi peluncuran, merek melihat adanya celah—atau “whitespace”—di pasar pakaian dalam pria yang selama ini berfokus pada utilitas dan kenyamanan. UNDRESS ingin mengisi ruang tersebut dengan penekanan pada desirabilitas, keberanian desain, dan dorongan agar pemakai merasa lebih percaya diri dalam konteks intim.

Kampanye visual dan peran Urvashi Rautela

Pilihan Urvashi Rautela sebagai wajah kampanye menegaskan orientasi estetika merek. Sebagai figur publik yang dikenal di ranah akting dan fesyen, keterlibatan Rautela diposisikan untuk memperkuat narasi visual sekaligus menarik perhatian audiens yang lebih luas pada peluncuran koleksi ini.

Baca juga: Sorotan Mingguan Kesehatan: Dari Pertemuan WHO Afrika hingga Isu Ebola dan AMR

Meski rincian seperti jajaran model foto atau detail produksi kampanye tidak diuraikan secara lengkap dalam pengumuman, penekanan pada sosok frontperson ini menunjukkan strategi pemasaran yang mengandalkan daya tarik selebritas untuk memperkenalkan konsep baru di segmen pakaian dalam pria.

Menimbang konteks pasar pria

Industri pakaian dalam pria tradisional umumnya menekankan fungsi—kenyamanan, daya tahan, dan utilitas sehari-hari. UNDRESS menempatkan diri berseberangan dengan pendekatan itu, menawarkan alternatif yang melihat pakaian intim sebagai medium ekspresi diri dan permainan estetika, bukan semata kebutuhan fungsional.

Dengan menghadirkan variasi desain sebanyak 13 gaya pada debutnya, merek ini tampak ingin menunjukkan bahwa pilihan untuk pria dapat diperluas tanpa harus mengorbankan unsur kenyamanan yang selama ini menjadi tolok ukur utama konsumen pria.

Reaksi dan posisi budaya

Pernyataan UNDRESS juga memuat observasi budaya: selama ini perempuan kerap dinilai harus berupaya lebih dalam berpakaian untuk momen intim. Pertanyaan yang diajukan merek—mengapa pria tidak melakukan hal yang sama—mengundang diskusi tentang norma dan ekspektasi gender dalam penampilan saat berhubungan intim.

Kampanye dan koleksi ini diproyeksikan untuk memancing percakapan seputar norma tersebut, sekaligus menguji seberapa besar penerimaan pasar terhadap produk yang menempatkan estetika intim sebagai bagian dari identitas pria masa kini.

Sampai pengumuman ini, informasi yang dibagikan berfokus pada proposition merek, jumlah gaya, kisaran harga, dan nama pelopor kampanye. UNDRESS menempatkan dirinya sebagai pelaku baru yang ingin memperluas pilihan bagi konsumen pria dan menggugah cara pandang tradisional soal pakaian intim.

Baca juga berita lainnya:

  • BeMyFriends dan MMusic Luncurkan mfan untuk Fandom Vietnam
  • Krishnacore punk kembali: ketika hardcore bertemu kesadaran Krishna

Share

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

About Post Author

Rangga Aditya, S.Psi.

Psikolog praktisi yang telah menangani konseling hubungan dan pengembangan diri selama 9 tahun. Rangga memiliki keahlian dalam komunikasi interpersonal dan resolusi konflik, serta kerap menjadi pembicara di berbagai workshop pengembangan diri dan seminar kesehatan mental.
[email protected]
https://orygot.online/
Happy
Happy
0 0 %
Sad
Sad
0 0 %
Excited
Excited
0 0 %
Sleepy
Sleepy
0 0 %
Angry
Angry
0 0 %
Surprise
Surprise
0 0 %

Archives

  • August 2026

Categories

  • Fashion
  • Gadget
  • Kecantikan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Relationship
  • Travel

Recent Posts

  • Urvashi Rautela Jadi Wajah Kampanye UNDRESS, Intimatewear untuk Pria
  • Pemerintah Pertimbangkan Potongan GST Ponsel untuk Dongkrak Penjualan
  • Rutinitas kecantikan untuk mempertahankan rona dan suasana hati setelah liburan
  • Boemi Nusantara 2026 Tutup Etape, Telusuri 6 Pulau dan Lebih 3.300 Km
  • Di Palu, Dukcapil Berikan Layanan Jemput Bola bagi Kelompok Rentan dan Siswa SLB

Partner Site

logo orygot

Categories

  • Fashion
  • Gadget
  • Kecantikan
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Relationship
  • Travel

Archives

  • August 2026
©2026 orygot | Design: Newspaperly WordPress Theme