Pada 2 September 2026, Shilpa Shetty kembali mencuri perhatian saat melintasi terminal Kalina, Mumbai, dengan co-ord hijau floral yang menonjolkan keseimbangan antara kenyamanan dan keanggunan. Pilihan busana ini memperlihatkan bagaimana selebritas dapat menggabungkan nuansa etnik dan santai untuk perjalanan udara.

Penampilan itu terekam oleh fotografer di bandara dan cepat menjadi sorotan karena detail potongan, bahan, dan aksesori yang dipadankan. Koleksi ini juga menunjukkan kecenderungan Shilpa memilih tampilan natural yang mudah ditiru namun tetap terasa mewah berkat sentuhan aksesori bermerek.
Detail Co-ord Hijau Floral yang Dipakai
Shilpa mengenakan set co-ord bermotif bunga dari koleksi musim panas merek Vaayu, berupa kurta dan celana longgar. Kombinasi teal dan hijau pastel pada kain katun murni diberi cetak floral digital berwarna putih dan merah muda pucat, menghadirkan visual yang sejuk dan ramah kulit. Kurta berpotongan A-line memberi proporsi yang menyanjung bagi tubuh tinggi dan rampingnya, sementara celana lurus longgar menekankan kenyamanan untuk mobilitas di perjalanan.
Detail kecil seperti renda benang putih di hemline kurta dan tepian lengan menambah sentuhan feminin tanpa berlebihan. Ia melengkapinya dengan dupatta katun senada yang dililit longgar di leher seperti syal, meninggalkan tangan bebas—pilihan praktis untuk bepergian. Set pakaian etnik premium ini diperkirakan dijual sekitar 15.900 rupee.
Riasan Minimal dan Gaya Rambut
Untuk riasan, Shilpa mempertahankan tampilan minimal yang kerap ia andalkan saat terbang. Wajahnya tampak segar dengan basis ringan—kemungkinan primer berkilau atau tinted moisturizer—yang memberi efek dewy tanpa kesan tebal. Rias mata sederhana hanya memakai satu lapis maskara, alis yang dirapikan, dan bibir bernuansa nude pink atau mauve yang mendekati warna alami.
Satu sentuhan halus lainnya adalah warna pipi peach yang hanya muncul jelas ketika terkena sinar matahari, memperkuat kesan natural. Perkiraan biaya untuk produk perawatan kulit dan riasan serupa mencapai sekitar 12.000 rupee.
Model rambut yang dipilih Shilpa adalah ciri khasnya: rambut panjang berwarna cokelat tua dibiarkan tergerai dengan belahan samping dan gelombang blow-dry lembut. Gaya ini memberi kesan effortless dan bergerak anggun saat angin di terminal berhembus. Perawatan blowout profesional seperti ini diperkirakan bernilai sekitar 5.000 rupee per sesi.
Aksesori yang Menyempurnakan Penampilan
Meski busana sengaja sederhana, aksesori yang dipakai menambahkan nuansa mewah pada keseluruhan tampilan. Ia memilih juttis kulit yang dihiasi sulaman benang sutra berwarna krem-beige; alas rata membuatnya cocok untuk berjalan di bandara. Sepatu tradisional tangan ini diperkirakan bernilai antara 3.500 hingga 5.000 rupee.
Untuk menyimpan barang, Shilpa membawa tote berwarna beige dari kulit berlapis quilting yang cukup besar menampung kebutuhan perjalanan seperti paspor, kosmetik, dan perangkat elektronik. Tas tangan bermerek internasional dengan kualitas serupa biasa berada di kisaran 200.000 hingga 300.000 rupee.
Pelengkap lain yang terlihat adalah kacamata hitam frame kotak besar berwarna gelap yang memberi kesan bintang dan sekaligus melindungi dari kilatan kamera; harga barang branded sejenis biasanya antara 35.000 hingga 40.000 rupee. Perhiasan yang dikenakan sederhana—sepasang anting chandbali, cincin pernikahan, dan jam tangan mewah dual-tone yang menambah aksen elegan. Kombinasi perhiasan dan jam tangan kelas atas ini diperkirakan bernilai antara 500.000 hingga 700.000 rupee.
Perkiraan Harga Busana dan Aksesori
Jika mempertimbangkan seluruh elemen penampilan—co-ord katun, rias minimal, tatanan rambut profesional, juttis, tas desainer, kacamata, serta perhiasan—nilai totalnya dapat mencerminkan investasi signifikan pada detail gaya. Namun, inti dari look ini adalah paduan warna, bahan ramah kulit, dan aksesori yang dipilih selektif untuk mengangkat tampilan sederhana menjadi terasa mewah.
Gaya bandara Shilpa pada kesempatan ini menegaskan bahwa pilihan warna dan bahan yang tepat, ditambah aksesoris yang cermat, mampu menciptakan penampilan ikonik tanpa harus mengandalkan busana berpotongan mencolok atau rias tebal. Penampilan tersebut juga memudahkan adaptasi bagi mereka yang ingin meniru gaya nyaman namun tetap terjaga estetika etnik modern.
