Acer menghadirkan Swift Nio AI untuk pasar India dengan harga awal ₹67.999. Perangkat ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan kombinasi mobilitas dan kemampuan komputasi berbasis kecerdasan buatan, seperti pelajar, profesional, serta pembuat konten.

Model baru ini menonjolkan bodi tipis dan ringan, layar 14 inci beresolusi WUXGA, serta opsi konfigurasi tinggi sampai 32GB RAM dan 1TB SSD. Perusahaan memposisikan Swift Nio AI sebagai alternatif di kisaran harga 60–70 ribu rupee dengan keunggulan fitur AI dan hardware berkapasitas besar.
Performa Swift Nio AI dan opsi konfigurasi
Swift Nio AI ditawarkan dengan pilihan prosesor Intel Core Ultra, termasuk varian Core Ultra 5 dan Core Ultra 7 H-series. Laptop ini juga membawa fitur Intel AI Boost yang dirancang untuk mempercepat tugas terkait machine learning dan aplikasi AI di tingkat perangkat.
Dari sisi memori dan penyimpanan, pengguna dapat memilih konfigurasi hingga 32GB LPDDR5 RAM dan SSD PCIe NVMe berkapasitas hingga 1TB. Kombinasi RAM besar dan SSD cepat diarahkan untuk menunjang multitasking, bekerja dengan berkas besar, serta tugas kreatif seperti penyuntingan foto dan video pada level menengah.
Desain, layar, dan mobilitas
Laptop ini memiliki bobot hanya 1,25 kilogram dan ketebalan sekitar 17,2 milimeter, dengan penutup atas dan bawah berbahan metal yang memberi kesan premium. Desain ringannya membuat Swift Nio AI mudah dibawa untuk kerja, kuliah atau perjalanan singkat.
Panel standar adalah layar IPS 14 inci beresolusi 1920 x 1200 piksel (WUXGA) dengan kecerahan hingga 300 nits dan rasio aspek 16:10 yang memberi ruang vertikal lebih dibanding layar 16:9 konvensional. Acer juga menyediakan beberapa varian dengan opsi OLED bagi pengguna yang mengutamakan reproduksi warna dan kontras lebih tinggi.
Konektivitas, kamera, dan fitur kenyamanan
Untuk kebutuhan konferensi video dan kelas online, Swift Nio AI dilengkapi kamera 1080p serta sistem audio dengan dual speaker. Fitur kenyamanan lain meliputi keyboard backlit, precision touchpad, sensor sidik jari, dan engsel yang mampu dibuka hingga 180 derajat.
Dari sisi konektivitas, perangkat menawarkan dua port USB Type-C full-function yang mendukung pengisian daya, transfer data, dan output tampilan. Selain itu tersedia port HDMI, port USB tambahan, dan dukungan Wi-Fi 6, memberi fleksibilitas saat menghubungkan monitor eksternal atau perangkat lain.
Daya tahan baterai dan pengisian
Swift Nio AI membawa baterai berkapasitas 52 watt-jam dan mendukung pengisian cepat melalui pengisi daya USB Type-C 65 watt. Perusahaan menegaskan bahwa durasi penggunaan sesungguhnya akan bergantung pada pola pemakaian, kecerahan layar, beban prosesor, dan aplikasi yang berjalan—terutama saat menjalankan aplikasi AI atau pengolahan kreatif yang lebih berat.
Sistem operasi, fitur AI, dan segmen pengguna
Laptop berjalan pada Windows 11 Home dan mencakup integrasi Microsoft Copilot untuk membantu produktivitas dan beberapa tugas kreatif berbasis AI. Kombinasi hardware dan fitur AI dimaksudkan agar perangkat lebih dari sekadar laptop tradisional, menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih cerdas bagi pengguna sehari-hari.
Dengan spesifikasi seperti RAM hingga 32GB dan SSD 1TB, Swift Nio AI ditujukan untuk pelajar yang memerlukan mobilitas dan kemampuan multitasking, profesional yang butuh perangkat produktivitas, serta kreator konten yang bekerja dengan file berukuran besar. Namun, bagi pekerjaan pengeditan video berat atau pekerjaan grafis tingkat profesional, pembeli disarankan meninjau kemampuan grafis model tertentu sebelum memutuskan pembelian.
Acer menyatakan Swift Nio AI akan tersedia untuk dibeli melalui toko online perusahaan, platform e-commerce, serta jaringan ritel di seluruh negeri. Harga awal ₹67.999 membuatnya masuk persaingan di segmen menengah atas; keberhasilannya nantinya bergantung pada sejauh mana kombinasi desain ringan, performa, fitur AI, dan daya tahan baterai dapat bersaing dengan model lain di rentang harga yang sama.
