Acara Catwalk Komunitas TikTok yang mempertemukan dunia fashion dan kecantikan digelar di London oleh kaiia dan medicube, dan disiarkan secara shoppable melalui TikTok Shop LIVE. Penonton di rumah dapat menonton pertunjukan serta membeli tampilan yang ditampilkan secara real-time.

Pagelaran ini menjadi momen kolaborasi antara brand fesyen asal Manchester dan spesialis perawatan kulit Korea, menghadirkan pengalaman interaktif yang menggabungkan koleksi kaiia AW26 dengan produk medicube yang viral di platform.
Catwalk Komunitas TikTok jadi panggung belanja langsung
Acara yang berlangsung di YOU Studios itu menarik sekitar 300 tamu, termasuk influencer global, kreator TikTok, media fashion dan kecantikan, stylist, pakar industri, dan selebritas. Pertunjukan ini menutup rangkaian TikTok Fashion Super Brand Week dan menandai kali pertama kaiia membuka casting AW26 kepada publik sebagai bagian dari pengalaman komunitas.
Pada format TikTok Shop LIVE, pemirsa bisa memilih dan membeli item yang dipakai model saat pertunjukan berlangsung—mengubah runway tradisional menjadi pengalaman belanja langsung yang interaktif. Selain menampilkan koleksi terbaru, acara juga menonjolkan aktivasi merek yang imersif serta penampilan langsung dari Trend Kids, grup tarian asal Manchester yang sempat viral di TikTok.
Peran medicube dan BaByliss dalam persiapan acara
Medicube turut hadir sebagai founding beauty partner acara, memimpin persiapan skincare untuk setiap model yang berpartisipasi. Sementara itu, BaByliss bertindak sebagai mitra resmi tata rambut dan mengerahkan tim yang melibatkan hairstylist selebritas serta session stylist seperti Syd Hayes, Michelle Sultan, dan Ky Wilson.
Lexy Shim, Global TikTokShop Lead dari medicube, menyatakan kebanggaannya atas kemitraan ini dan menekankan pentingnya pasar Inggris bagi brand. Menurutnya, kolaborasi antara dua merek terdepan di ranah kecantikan dan fesyen di platform yang sama memberi peluang unik untuk menyatukan komunitas mereka. Medicube juga memanfaatkan momen ini untuk memberi tontonan eksklusif dua inovasi produk mereka, PDRN Eye Patch dan PDRN Neck Gua Sha Cream, sebelum peluncuran resminya.
Koleksi kaiia yang dipamerkan di runway
Runway menampilkan koleksi terbaru kaiia bertajuk ‘Sports Club: Campus’ yang mengusung lapisan bergaya sporty, potongan terinspirasi rugby, dan item santai sehari-hari yang mudah dipakai. Selain itu, audiens juga melihat koleksi rajutan baru, outerwear, dan sejumlah potongan dari lini ‘New Class’ yang belum pernah dipertunjukkan sebelumnya.
Pertunjukan juga menghadirkan beberapa potongan dari Asos Collection Luxe Edit serta lini pakaian anak kaiia untuk usia tiga tahun ke atas. Beberapa item yang ditampilkan masih eksklusif dan belum dirilis ke pasar, memberikan penonton sekilas akses terhadap rilis mendatang.
Emily Frazer, Global Head of Brand kaiia, menggarisbawahi evolusi merek dari yang semula dikenal lewat tracksuit menjadi brand trend-led yang terjangkau, dibentuk oleh budaya sosial dan komunitas yang aktif. Ia menekankan bahwa kaiia tidak sekadar ingin memasarkan produk, melainkan melibatkan pelanggan melalui TikTok, jaringan duta mahasiswa, kreator, acara, dan pengalaman nyata — dan konsep Community Catwalk menghadirkan semuanya secara bersamaan.
Implikasi bagi social commerce dan industri ritel
Gelaran ini memperlihatkan bagaimana social commerce kini menjadi kanal penting bagi brand fashion dan kecantikan untuk berinteraksi dengan audiens muda yang mencari pengalaman belanja yang terintegrasi dengan konten. Dengan memanfaatkan fitur shoppable di TikTok Shop, acara seperti ini menunjukkan potensi mengubah pengalaman runway menjadi titik transaksi langsung.
Kaitan antara pertunjukan ini dan perkembangan industri juga tercermin dari perhatian pada inovasi ritel; salah satu catatan terkait menyebut bahwa social commerce akan menjadi fokus utama pada gelaran penghargaan inovasi ritel mendatang. Hal ini menegaskan peran semakin sentral platform digital dalam strategi pemasaran dan penjualan merek global.
Secara keseluruhan, acara kaiia dan medicube di London menandai langkah berikutnya bagi kedua merek dalam membangun model fesyen yang dipandu oleh komunitas, kreator, dan pengalaman belanja interaktif di era media sosial.
